11. Templat Comments

Tutorial ini akan mengulas templat komentar. Bagian komentar WordPress mempunyai beberapa ciri khusus. Antara lain :

  1. Mencegah pengambilan tulisan yang dilindungi password atau private.
  2. Memeriksa apakah ada komentar atau belum
  3. Membedakan antara komentar dengan  trackbacks / pingbacks sehingga kita bisa menampilkan trackbacks dengan cara lebih sederhana , selanjutnya istilah pingback dan trackback akan digabung menjadi  “Pingbacks”.
  4. Jika ada komentar, tampilkan komentar – dengan navigasi per halaman untuk setiap komentar jika komentarnya banyak sekali.
  5. Jika komentar terbuka, tampilkan form isian komentar

Kira-kira itulah ciri form komentar di WordPress.

Mekanisme pingback dan trackback  menguntungkan dari segi SEO. Blog yang melakukan metode diatas dinamakan interconnected blog .  Sehingga secara tidak langsung Search engine juga akan melihat hal ini sebagai nilai tambah. Kerugiannya, bisa jadi mudah diserang komentar spam yang akan merugikan server.

Kustom Callbacks untuk Komentar dan  Pingbacks

Kita akan menggunakan fungsi WordPress wp_list_comments() yang akan mengelola komentar yang ada dan menandai pingback di laman post . Berikut ini contoh tampilan komentar umum dan pingback di laman post WordPress :

wp-komentar-pingback

Supaya templat komentar dapat berjalan dengan baik, diperlukan fungsi kustom callback yang mengatur layout dan komentar dan pingback sebenarnya.

Silahkan buka kembali file  inc/template-tags.php  dan salin fungsi berikut di bagian paling bawah file tersebut .

Kode diatas menjelaskan bagaimana mekanisme komentar di WordPress. Pertama, kode diulang untuk setiap komentar maupun trackback yang masuk. Untuk itu digunakan kode PHP “switch statement“ (baris 11), yang kerjanya sebenarnya mirip statemen kondisional  IF .. ELSE . Statemen switch dengan “case” memungkinkan kita menentukan nilai variabel terlebih dulu dan kemudian menampilkan kode yang berbeda yang dijalankan sesuai dengan nilai variabel tersebut. Jadi sebenarnya komentar dipilah secara spesifik kalau  yang masuk form komentar adalah “pingback” lakukan ini, kalau “trackback” lakukan itu. Contoh pingback di bagian komentar :

pingback
Contoh Pingback (lihat juga perbedaannya dengan komentar biasa di gambar atas )

Harap di catat, kita tidak punya tag penutup untuk list yaitu <li> , fungsi wp_list_comments() secara otomatis akan menambahkan tag listing itu.

Statemen  “break” berarti kita telah selesai mengerjakannya untuk kasus pingbacks dan trackbacks. Statemen “default” menyatakan bahwa “jika komentar yang masuk bukan  pingback maupun trackback , gunakan format default markup untuk komentar reguler.”


komentar-reguler
Contoh komentar reguler

Harus diingat kalau setiap komentar mempunyai tag li dengan fungsi  comment_class() ditambahkan , jadi mirip penambahan fungsi body_class() dan post_class(). Fungsi  comment_class() menambahkan klas yang berguna untuk komentar dan pengaturan layout dengan  CSS. Misalnya komentar oleh penulis sendiri akan darahkan untuk mengambil class “bypostauthor”,  jadi kita nanti akan bisa membedakan mana komentar dari penulis artikel dan mana komentar tamu/pengunjung.

Untuk mengubah ukuran gambar thumbnail gravatar, ubah angka 40 di fungsi echo get_avatar( $comment, 40 ) (lihat baris 25); 40 adalah ukuran piksel gravatar. Beberapa modifikasi untuk mempercantik tampilan dapat dilakukan di bagian tampilan komentar misalnay dengan mengubah bentuk dan warana kotak komentar.

Seperti halnya kasus pingback , kita tak perlu tag  <li> yang berkaitan dengan tag  li> di kode karena nanti akan dilengkapi oleh WordPress secara otomatis.

Statemen switch case diakhiri dengan statemen penutup  “endswitch” di baris ke-53.

Templat Comments (comments.php)

Ok, sejauh ini kita sudah menempatkan fungsi kustom wptutorial_comment() di template-tags.php .

Sekarang bagaimana kita menggunakannya di templat comments.php . Salin kode berikut dan tempatkan di file comments.php (kalau belum buat, silahkan buat file kosong).

Fungsi  comment_form() bertanggung jawab untuk membuat form komentar yang terdiri dari Nama, Email, Website dan Komentar. Nama dan Email wajib diisi . Berikut conttoh form komentar WordPress.

comment-login
Form Komentar, Kondisi Logoutcomment-logoutForm Komentar, Kondisi Login sebagai user

Elemen form komentar bisa diubah-ubah dan dipercantik dengan CSS, di WordPress tampilan komentar merupakan salah satu saja dimana sebuah theme nampak semakin berkarakter. Selain itu, fungsi komentar juga dapat dimanipulsi dengan memasukkan parameter yang berbeda untuk fungsi  comment_form() . (lihat rinciannya di  Codex Comments).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *