Membedah Hello Dolly WordPress

Plugin Hello Dolly merupakan plugin default yang selalau menyertai bundel aplikasi WordPress bersama-sama dengan plugin Akismet. Plugin Hello Dolly sebenarnya plugin yang berisi teks lagu Jazz berjudul Hello Dolly yang dinyanyikan Louis Armstrong. Plugin kalau diaktifkan akan membuat teks lagu menjadi baris per baris dan ditampilkan di laman admin di sudut kanan atas, disamping menu pilihan tampilan (Opsi Layar). Plugin ini dibuat oleh pemrakarsa WordPress Matt Mulenweg. Meskipun file hello.php dikatakan bukan plugin, tetapi ia diaktifkan dari menu plugin sehingga merupakan contoh sederhana bagaimana plugin WordPress bekerja.

Berikut ini kode hello.php :

Bagaimana file hello.php yang ada di root directory folder plugin ini bekerja? Mari kita bedah satu demi satu.

Baris kode 2 sampai 13 merupakah header plugin WordPress yang berisi informasi paket,  nama plugin, URI plugin, deskripsi, penulis, versi, dan alamat situs penulis.

Baris 15 sampai 51 fungsi berisi teks lirik lagu Hello Dolly sebagai teks . Teks lagu ini kemudian dipotong baris per baris dengan fungsi PHP explode, dan kemudian diambil baris perbaris secara acak dengan fungsi PHP mr_rand dan di validasi dengan fungsi WordPress wptexturize.

Fungsi lirik yang sudah terurai baris per baris lagu kemudian ditampilkan di fungsi kustom hello_dolly() yang akan mencetaknya secara acak (baris kode 53-57) dan disimpan di variabel $chosen.

Fungsi hello_dolly() akan dieksekusi bila aksi admin_notices dipanggil (baris kode 60).

Lantas. dimana akan ditampilkan?  Nah, untuk menampilkannya dibuat fungsi posisi dengan CSS dimana lirik lagu akan ditampilkan di sudut kanan atas di setiap laman admin WordPress. Fungsinya dapat dilihat di baris kode 62 – 78 dengan fungsi dolly_css().

Kemudian dilakukan fungsi aksi pemanggilan bahwa lokasinya adalah di admin_head dengan aksi pemanggilan yang ditunjukkan di baris kode ke 80.

Kalau kita telusuri alur logisnya, fungsi di dalam plugin merupakan fungsi-fungsi kustom yang dieksekusi secara serial . Kalau dari plugin Hello Dolly urutan logisnya dapat kita catat sbb:

  1. Buat informasi dokumentasi
  2. Buat fungsi yang memecahkan lirik lagu (atau puisi) menjadi baris perbaris
  3. Buat fungsi untuk mencetak baris lagu.
  4. Panggil fungsi aksi sebagai eksekutor untuk mengambil baris lagu untuk ditampilkan (admin_notices)
  5. Dimana baris lagu itu akan ditampilkan dengan menggunakan CSS
  6. Aksi terakhir dimana baris lagu ditampilkan dalam laman admin (admin_header)

Tapi kamu tahu nggak siapa Louis Armstrong itu dan pernah dengar lagu jazz Hello Dolly nggak ? Kalau belum, coba lihat kotak bawah ini.

Hello Dolly - Louis Armstrong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *