User Role (Peran Pengguna)

Ada dua cara untuk menambah pengguna atau user di WordPress :

  1. Pengguna tersebut yang mendaftarkan dirinya sendiri (jika form registrasi pendaftaran terbuka untuk umum). Namun kewenangan penguna eksternal sifatnya terbatas, ia hanya sebagai Pelanggan saja atau subscriber dan hanya bisa membaca tanpa bisa menambahkan konten maupun mengubahnya.
  2. Pengguna dibuat ekslusif oleh administrator sesuai dengan tingkat kewenangannya. Cara ini tidak terbuka tapi lebih aman karena penambahan dan pengurangan pengguna dilakukan oleh pihak administrator situs.

Peran Pengguna (User Role)

WordPress menyediakan lima jenis pengguna dengan kewenangan terbatas sampai tidak dibatasi yaitu Administrator :

  1. Subscriber (pelanggan): hanya bisa melihat dashboard admin panel, melihat komentar dan artikel terbaru dan semua informasi yang ada di dalam dashboard. Tidak dapat menambah konten dan mengubahnya. Pengguna jenis ini terbuka untuk umum. Mereka mendaftar untuk memperoleh beberapa kemudahan, salah satunya dapat mengakses konten yang sifatnya pribadi atau private.
  2. Contributor (kontributor): diberi kewenangan untuk menulis pos artikel tapi pos artikel yang muncul tidak langsung terbit tapi akan ditahan untuk dievaluasi oleh editor atau administrator untuk menyetujui artikelnya. Pengguna jenis ini biasanya digunakan untuk tamu atau staf baru yang masih dalam masa ujicob untuk ikut mengelola website.
  3. Author (penulis): berhak menulis artikel dan mengedit atau menghapus artikel yang dia tulis dan komentar yang ada di artikelnya. Artikel yang ditulis oleh author akan langsung tampil di website tanpa menunggu persetujuan administrator atau editor. Gunakan wewenang ini, jika pengguna tersebut telah cukup terpercaya.
  4. Editor: dia berhak menulis artikel, mengedit dan menghapus artikel lain, mengedit dan menghapus komentar di artikelnya atau artikel penulis lain. Semua tulisan dan hasil editannya akan langsung muncul di website. Bisa dianggap, editor adalah tangan kanan administrator dalam mengelola website. Tugas-tugas editor juga menentukan jenis konten yang akan dipublikasikan di website apakah tulisan karangan sendiri atau melakukan copy-paste dari media masa, dari jurnal, atau sumber-sumber lain di Internet.
  5. Administrator: berhak melakukan segala hal di website. Administrator harus mempunyai keahlian teknis yang memadai mengenai website dan tentu saja WordPress. Karena itu, keahlian administrator perlu dikuasai jika ingin mengelola website secara penuh, atau jika sumber daya kurang cukup dapat saja menyewa web developer website sebagai administrator.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *