Backlink (tautan balik, talik)

Backlink adalah tautan-balik (saya singkat saja talik) atau link yang diambil satu situs web dari situs web lainnya karena informasi pranala situs kita dijadikan rujukan atau karena sengaja dimasukkan di bagian komentar, forum diskusi dll. Talik mempunyai dampak penting dalam hasil pencarian dengan mesin pencari. Karena itu makin banyak talik sangat berguna untuk memperbaiki peringkat SEO (Search Engine Optimization, Optimisasi Mesin Pencari – OMP).

Mesin pencari menghitung peringkat menggunakan banyak faktor untuk menampilkan hasilnya. Tidak banyak orang tahu bagaimana pembobotan mesin pencari terhadap talik sebagai nilai untuk menentukan peringkat suatu situs.Kita hanya tahu secara umum saja kalau talik mempengaruhi peringkat hasil pencarian sehingga dapat meningkatkan visibilitas situs kita. 

Talik seharusnya dilakukan secara alamiah, bukan buatan atau direkayasa dengan cara tertentu sehingga mendongkrak peringkat situs kita. Jadi dalam banyak hal, kualitas talik lebih penting dibanding kuantitas. Maksudnya, semakin banyak situs lain merujuk ke situs kita, baik karena mengutip atau bahkan copy-paste konten, atau seseorang merekomendasikannya, maka itu lebih baik. Jadi bukan talik karena spam atau kita sengaja mengisi komentar-komentar di situs lain dengan tautan ke situs kita sendiri. Memang susah membedakan antara talik buatan dan talik alamiah.

Contoh : Website A adalah sebuah restoran dan ia mendapat talik dari  Website B yang merupakan blog atau website resensi makanan atau food review. Talik ini sangat bernilai karena muncul dari situs atau orang yang mempunyai relevansi kuat dengan nilai situs A – mungkin dia pernah makan di situ. Beda misalnya, website A sebuah restoran mendapat talik dari situs judi togel. Talik seperti ini biasanya spam atau pengelola website A belum paham arti kualitas talik dan pengaruhnya pada kompetensi situsnya sendiri.

Karena talik penting, ada banyak praktek jahat dan tidak jujur yang dilakukan pemilik website karena ingin mendapat talik sebanyak mungkin. Beberapa contoh praktek kurang baik antara lain : membeli talik, menggunakan jaringan tukar tautan (link exchange),  menjual talik, dll. Praktek demikian tidak direkomendasikan jika ingin mempunyai situs yang berkualitas dan oleh mesin pencari biasanya tidak direkomendasikan. Biasanya dilakukan de-index dan pinalti jika suatu situs terindikasi melakukan praktek tersebut.

Pada dasarnya, talik atau backlink adalah percakapan diantara website atau situs, sehingga talik alamiah karena rekomendasi berbobot dari pihak lain lebih bernilai. Beberapa teknik talik berkaitan erat dengan keberhasilam teknik promosi situs, baik promosi online maupun offline melalui media masa, tv, radio, billboard, kartu nama, brosur, dan tentu saja dari mulut ke telinga.

Contoh lain : Seorang bloger bernama Mukidi menulis suatu artikel yang menarik mengenai suatu acara olahraga. Bloger lain, katakan saja namanya Pariyem, tidak sepakat dengan apa yang ditulis Mukidi dan menulis artikel lain untuk sebuah media daring. Dia menaut ke artikel Mukidi sebagai rujukan, sehingga pembaca dapat memahami kedua sudut pandang dari acara olahraga tersebut. Blog Mukidi mempunyai talik bernilai karena tulisan bloger lain. Sebaliknya, Pariyem juga menjadi populer dan beberapa situs maupun bloger lain menaut rujukan ke tulisannya. Situs Pariyem memperoleh talik baru karena interaksi yang terjadi di tulisannya. Meskipun Mukidi cuma dapat satu talik di artikelnya, nilai taliknya meningkat karena talik yang diakibatkan tulisan Pariyem. Disini kita melihat bahwa interaktifitas antara dua bloger di dua situs akan memunculkan kerumunan bagi mereka yang tertarik dengan isu yang diangkat kedua bloger tersebut. Hal ini akan membangun ruang diskusi yang dinamis kalau setiap orang yang tertarik satu sama lain memberikan komentar yang konstruktif, atau mereka juga mempunyai sudut pandang lain sehingga muncul interaktiivitas yang lebih luas pengaruhnya.

PERLU DIPAHAMI ! World Wide Web atau singkatnya disebut web (entah apa terjemahannya yang tepat dalam bahasa kita), adalah jaringan laman-laman digital yang satu sama lain saling terkoneksi melalui fitur utama WWW yaitu hyperlink atau pranala (bedakan dengan link – tautan, hyperlink menjadi pranala, entah mana yang benar?). Tiap pranala menyambung atau terkoneksi ke suatu dokumen di WWW sehingga konten WWW makin tumbuh membesar tiap saat. INGAT – tiap saat – bukan tiap hari. Jadi hampir setiap denyut nafas kita ada laman maya  (web page) baru. Untungnya ada orang-orang yang mikir pentingnya mesin pencari sehingga orang akan lebih mudah menemukan dokumen-dokumen digital di WWW. Di awal 90-an tim Yahoo dan beberapa orang lainnya mulai menciptakan mesin perambah WWW yang lebih cepat. Hal ini karena menyadari pertumbuhan konten WWW yang luar biasa. Hari ini, siapapun bisa membuat konten baru sebagai bloger, marketer, tukang ngibul, anak kecil bau kencur, nenek-nenek bau tanah, dll. Jadi bisa kebayang kan gimana susahnya menemukan sebuah dokumen.

Sebuah laman maya (saya menyebut page dalam konteks web page sebagai laman bukan halaman karena di kbbi.web.id halaman condong diartikan sebagai halaman rumah) atau web page ditautkan oleh beberapa laman maya lainnya karena kesamaan topik jauh lebih berharga dan bernilai dibandingkan tautan yang tidak jelas relevansinya. Dalam contoh bloger Mukidi dan Pariyem diatas, artikel yang ditulis Mukidi mendapat apresiasi dan memicu percakapan interaktif yang diakibatkan karena talik yang dilakukan beberapa laman maya lainnya, baik itu daribloger atau media daring yang menjadikan tulisan Mukidi dan Pariyem rujukan untuk topik acar olahraga tertentu,katakan saja sepakbola. Jadi, talik atau backlink bukan saja penting karen apreasiasi dan respek yang muncul dari pembaca dan penulis lain, talik juga penting bagi mesin pencari dan tentu saja kesehatan dan kebaikan konten seluruh dunia maya khususnya WWW sehingga nilainya bukan sekedar tong sampah kata-kata, tetapi WWW menjadi perpustakaan raksasa yang terbuka oleh semua orang untuk mendapatkan ilmu, pengetahuan dan keahlian sesuai dengan minat dan bakat masing-masing.

Laman admin WordPress, khusus untuk administrator, mempunyai widget berjudul Incoming Links. Widget ini menampilkan tautan ke situs kita dari situs lain, khususnya blog. Ada juga fitur pengelolaan pranala yang dapat di kategorisasikan. Untuk versi WordPress 4.xx fitur ini sudah tidak dimunculkan lagi namun masih bisa digunakan jika kita memasang versi WordPress sebelumnya, atau menggunakan plugin Link Manager. Fitur Incoming Link menggunakan hasil pencarian Google untuk ditampikan di widget. Beberapa perkakas pengecekkan talik juga tersedia online yang dapat digunakan untuk melihat seberapa banyak laman maya yang menaut ke laman maya tertentu atau ke artikel tertentu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *