Arsip Kategori: Glosarium

Glosarium : daftar istilah dan terminologi yang digunakan di lingkungan WordPress baik untuk tutorial maupun pengembangan dengan penjelasan rinci

Root Directory

Root Directory atau akar ranah adalah direktori folder induk dimana seluruh file untuk laman situs ditempatkan. Masing-masing server web biasanya punya nama sendiri misalnya untuk server Apache nama root directory-nya htdocs, untuk IIS Microsoft namanya www, html_public, dan seterusnya. Lihat lebih rinci di Absolute Path.

Pingback

Pingback pada WordPress berfungsi untuk memberitahu pemilik situs web atau blog kalau ada URL yang telah menautkan tulisannya ke artikel anda yang terbaru (dengan syarat jika pemilik blog tidak mematikan fungsi pingback ini). Sehingga pemilik blog tersebut akan mendapat sebuah pemberitahuan di dashboard nya kalau ada tulisannya yang membuat link ke artikel aslinya. Lihat juga Backlink.

Trackback

Hampir mirip dengan pingback. Bedanya Trackback berfungsi memberi tahu pemilik blog lain kalau kita menulis suatu masalah yang berkaitan dengan tulisannya. Sehingga pemilik blog lain tersebut bisa ”melihat dan menelusuri” apa yang kita tulis. Bisa jadi tulisan yang diberikan merupakan referensi/sumber ide/pengkoreksian atau bahkan salinan dari tulisannya. Lihat juga pengertian Backlink atau talik (tautan balik).

Modernizr

Modernizr adalah pustaka JavaScript yang dapat mendeteksi ketersediaan HTML5 dan CSS3 untuk teknologi perambah web (browser). Kebanyakan dari fitur ini sudah diimplementasikan pada browser modern. Salah satu fungsi utama Modernizr adalah memberitahu Anda apakah browser yang saat ini Anda pakai mendukung tag HTML5 dan CSS3. HTML5 tag mempunyai tag yang relatif baru dan tidak semua perambah mengenalnya. … Lanjutkan membaca Modernizr

Administrator

Administrator merupakan hirarki user role WordPress paling tinggi. Saat melakukan instalasi, administrator ditentukan namanya misalnya (by default admin atau nama lainnya) dan menentukan passwordnya. Administrator mengelola website secara penuh mulai dari mengelola konten, memasang dan mencopot theme atau plugin dan tentu saja  mengkonfigurasikan bagaimana wordpress sebagai mesin dibalik sebuah situs bekerja.  Pendek kata, administrator ibarat … Lanjutkan membaca Administrator

Editor

Dalam peristilahan WordPress istilah Editor  merujuk pada kemmapuan pengguna untuk menulis, mengubah, menerbitkan dan menghapus SEMUA Konten. Jadi berbeda dnegan Author yang hanya dapat mengelola artikel mili sendiri, seorang Editor dapat mengelola semua konten milik author termasuk mengelola Laman atau Page bukan sekedar pos artikel.