10 Alasan Kenapa Saya [Masih] Memilih WordPress

Sekarang ini banyak beredar Content Management System (CMS) yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan untuk publikasi di internet. Dari yang sangat sederhana seperti CMS Simple sampai yang paling rumit dan kompleks dimana diperlukan keahlian khusus untuk menentukan bagaimana memasang template dan membuat plug-in-nya.

Dari banyaknya CMS yang berorientasi baku sampai kepentingan yang lebih umum semisal Bloggling, maka WordPress menjadi pilihan saya sebagai aplikasi Open Source yang memenuhi kriteria umum dan bersifat universal. Pilihan ini bukannya tanpa proses, saya mungkin nyaris pernah mencicipi berbagai jenis Blog maupun CMS yang sudah beredar luas baik CMS Open Source maupun yang bayar.

wp-id-showcase

Dari pengalaman tersebut, maka setidaknya ada 10 sebab kenapa saat ini saya masih menggunakan  WordPress sebagai pilihan terbaik, yaitu :

  1. WordPress Open Source dan Gratis.

Ini tentu saja penting dan sesuai dengan budaya di Internet yang berpijak pada universalitas manfaat dari hasil perkembangan iptek. Bagi saya, budaya internet nampaknya menjadi penerus dari budaya penciptaan bilangan dan huruf yang digunakan luas oleh masyarakat tanpa kita harus pusing berapa bayar royaltinya. Jadi, sejak awal internet dan para pengembang aplikasi yang dikenal sebagai Komunitas Open Source menerapkan manfaat universal yang penuh rahmat tanpa mengabaikan penghormatan atas hak cipta pribadi. So, disamping gratis atau bebas digunakan dukungan teknis pun bertebaran dimana-mana, baik di komunitas resmi maupun non resmi, baik yang formal berbayar atau pun gratis.

  1. Kemudahan instalasi dan penggunaan.

Hanya 1 menit bagi yang sudah kenal betul dengan aplikasi CMS dan perlu 5 menit bagi pemula untuk menginstalasi aplikasi WordPress. Langkah demi langkahnya silakan baca disini.

  1. Pemeliharaannya bersifat intuitif dan natural.

Orang hanya perlu bisa berbahasa Inggris atau Indonesia (atau bahasa lainnya juga ada) dengan benar saja maka ia akan dapat menggunakan menu-menu dasarnya seperti membuat artikel, memilih tampilan Themes, mengubah setting, maupun operasi yang lebih rumit. Pendek kata, secara operasional ia mengakomodasi pengguna Newbie sampai lanjut. Tentu saja, kalau kita unduh aplikasi WordPress dan ingin digunakan di komputer lokal kita harus paham dulu aspek-aspek teknis teknologi informasi pendukungnya semisal memasang webserver dengan aplikasi bundle XAMPP, Server2Go, Apache Web Server, PHP engine, MySql Database dan tetek bengek lainnya. Tapi kalau Anda Newbie Anda tinggal mendaftar saja di wordpress.com atau sewa saja server hosting yang ada. Biasanya, tempat penyewaan ruang server itu sudah menyediakan aplikasi pemasang instan semisal Fantastico dll. Yang jelas, dukungan komunitas WordPress.Org memungkinkan Anda menjadi publisher internet sekejap mata asalkan Anda bukan buta huruf.

  1. Dukungan Themes dan Plug-ins yang luas dan mudah di akses.

Dukungan luas itu penting karena  memungkinkan pengguna WordPress yang mempunyai keahlian teknis lebih banyak mengembangkannya  untuk berbagai keperluan yang lebih spesifik. Tentu saja kalau ia mampu, dapat dihasilkan pendapatan dengan cara membuat plugins atau theme tambahan untuk  Blog, Corporate Profile, E-Commerce, dll. Sebagai contoh, kalau Anda menjadi desainer Themes WordPress, edisi Premium Themes WordPress dimana satu desain hanya satu situs harganya bisa mencapai 49 bahkan ada yang sampai 1000 dollar. Kalau Themes Anda versi salome (Versi publik yang dapat digunakan oleh situs lainnya) mungkin harganya hanya 10 sampai 50 dollar saja. Plug-ins WordPress pun dikembangkan banyak orang mulai dari plug-ins sederhana sampai yang mendukung fungsionalitas lebih tinggi misalnya untuk kepentingan E-Commerce, Blogebook, Iklan Baris, Photo Catalog, dll. Sekarang ini Themes maupun Plug-Ins WordPess berjumlah ribuan dan dikembangkan hampir di banyak negara oleh programer dan desainer amatir maupun yang sudah profesional.

  1. Menyediakan sarana ekperimentasi Blogging gratis, worpress.com

Ini penting bagi pemula yang modalnya pas-pasan sebagai sarana uji coba menjadi penulis di Internet sebelum kita mempunyai domain sendiri. Sekarang banyak fasilitator untuk ngeblog. Sebut saja mulai dari wordpress.com, blogspot.com, blogdetik.com, dll. Semua situs fasilitator blog itu menggunakan WordPress multi-user yang menyediakan blog gratis buat Anda.

  1. Mempunyai ruang yang cukup luas bagi penggunanya untuk mengekspresikan diri dengan mendesain Themes sebagai wilayah ekspresi Emosional dan mendesain Plug-Ins sebagai wilayah ekspresi Rasionalitas.

Bagi saya fitur ini sangat penting. Ruang gerak aplikasi WordPress sangat cukup. Disini, WordPress tidak sepenuhnya mengarahkan pemakai menjadi pemakai pasif saja tapi memberikan dorongan kepada pemakai untuk berkreasi dengan citarasa emosinya maupun daya pikirnya, baik dengan cara menulis atau pun membuat Themes dan Plug-Ins.

  1. Bila WordPress digunakan sebagai platform standar pengembangan situs, ia tentu saja bisa mengurangi biaya pengembangan sampai 50 persen lebih.

Website dapat diimplementasikan lebih cepat dalam orde menit sampai 2 minggu asalkan arsitektur isi maupun konsep desainnya benar-benar sudah ada di atas kertas maupun masih di dalam pikiran. Bahkan kalaupun kita tidak paham betul apa dan bagaimana menampilkan informasi di Internet, asalkan kita berani bereksperimen dengan isi maupun tampilan apa yang mau kita sampaikan sebenarnya bisa dielaborasi dengan menggunakan WordPress. Fiturnya yang mendukung kategorisasi secara dinamis dan fleksibel memungkinkan kita mendesian arsitektur informasi yang sesuai dengan selera kita. Saya sarankan bagi pemerintah daerah maupun pusat di Indonesia, untuk menghemat biaya, maka gunakan WordPress saja sebagai aplikasi Content Management System yang bersifat baku dimana website Pemda maupun aplikasi Intranet dapat dibuat lebih cepat, mudah, murah dan berkualitas tinggi. Kalau hal ini dilaksanakan, tentunya alokasi biaya kelebihan anggaran yang semula untuk pengembangan aplikasi dari nol bisa digunakan untuk meningkatkan keahlian karyawan supaya lebih fokus pada penciptaan isi yang berkualitas, bisa menulis dan menjadi penulis, dan lebih berani mengekspresikan gagasan-gagasannya. Tentu saja, bagi pemerintah aturan tulis menulis di media online juga harus diperhatikan supaya ekspresi karyawan tidak kebablasan atau malah membocorkan rahasia negara.

  1. Tidak perlu repot mencari Platform pendukungnya.

Dengan menggunakan php, Apache dan database mysql, dukungan platform WordPress di Internet dapat ditemukan hampir di semua situs yang memberikan layangan hosting yang biayanya sangat murah. Anda bisa mencari penyedia jasa sewa server hosting ukuran 25 MB sampai 1 GB dengan biaya kurang dari 250 ribu per tahun. Itupun sudah termasuk beli domain komersial yang harganya sekarang ini sekitar 80 sampai 150 ribuan per tahun (beberapa domain baru eksklusif mempunyai harga lebih mahal misalnya dot co, dot id, dll.).

  1. Bagi penulis, maka konsentrasi pekerjaan akan terfokus pada penciptaan isi yang lebih berkualitas.

Bagi desainer, tentu saja ia akan terfokus pada aspek desain yang tepat. Tentu saja disainer disini harus mempunyai nilai PLUS. Setidaknya ia harus paham pada konstruksi teknis WordPress yang dibuat dengan bahasa scripting php, tahu bagaimana memanipulasinya, dan harus lebih berani ngoprek ke wilayah Otak Kiri. Bagi Programer, situasinya juga sama. Ia harus berani mengeksplor Otak Kanan-nya. Pendek kata, ada sintesis kemampuan dimana antara desainer dan programmer digabungkan, otak kanan dan kiri diintegraiskan untuk menampilkan suatu cipta karsa dan karya yang berbobot. Bahkan kalau kita ingin menggunakan WordPress secara independen, perlu tambahan  ilmu lagi yaitu paham bagaimana mengelola website dengan menggunakan control panel di server hosting dimana nanti kita menaruh aplikasi dan isi, paham database mysql, dan tentu saja perlu pengetahuan minor cara mengelola server-server berbasis sistem operasi Linux. Bagi penelusur internet, yaitu pengguna pasif, karena tujuannya mencari informasi dan pengetahuan tentu saja akan tersedia banyak isi yang bermanfaat yang dapat digunakan untuk keperluan masing-masing.

  1. Pengetahuan untuk mengelola situs internet maupun pembuatan isi dapat dengan mudah ditularkan karena dukungan tutorial WordPress sangat mudah ditemukan di Internet.

Bahkan dalam berbagai bahasa. Jadi, modal dasarnya hanya “mau atau tidak” menggunakan perpustakaan global Internet itu sendiri sebagai sara belajar. Kalau tidak ada minat baca tentu saja akan ditemui kesukaran. Jadi, semua tergantung pada kita sendiri mau nambah ilmu atau tidak.

Kira-kira itulah 10 sebab kenapa saya sampai hari ini masih menggunakan WordPress sebagai sarana pendukung aktifitas publikasi online. Sebenarnya ada sebab ke-11 yaitu banyak penyedia hosting yang mendukung platform WordPress sehingga bisa lebih optimal.

Saat ini perkembangan WordPress mulai memasuki fase kemapanan teknis. Versi terbarunya, yaitu WordPress 4.9 versi Inggris dan Indonesia sudah dapat di unduh gratis di http://id.wordpress.org dan http://wordpress.org.

Tahun 2009, menurut laporan cmsreport.com, WordPress merupakan salah satu aplikasi blogging terbaik. CMSreport mengutip laporan Pingdom.com yang merilis statisik aplikasi blog populer.

We found that WordPress is the most-used platform among self-hosted blogs, which perhaps isn’t a huge surprise. It has more than twice as many blogs in the top 100 as Movable Type, the blog platform that came in second place.

  • WordPress is used by 27 blogs in the top 100.
  • Movable Type is used by 12 blogs in the top 100.
  • Only 8 of the top 100 blogs use a custom-made blog platform.
  • Drupal is the only general-purpose CMS with any presence worth mentioning, with 4 blogs in the top 100.

Bagaimana dengan saat ini dan masa depan? Nah, kata Nusron cuma Anda yang bisa menilainya.

 

Catatan: tulisan ini dibuat tahun 2009 dan direvisi kembali tahun 2016 bulan Oktober, tapi sampai hari ini WordPress nampak makin dewasa. Beberapa fiturnya, seperti Link Manager telah dibuang, tapi bagi yang masih perlu bisa digunakan plugin Link Manager. Sejak WordPress 3.5 fitur ini memang dibuang tapi bagi yang mengupdate WordPress dari versi sebelum 3.5 fitur Link Manager masih bisa aktif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *