Membuat Child Theme Twenty Seventeen : Masonry2017 & The Wall Pink Floyd

WordPress 4.7 baru saja dirilis dengan banyak fitur yang menarik. Saat ini WordPress menyediakan fitur video dan membuat website instan dimana dibuat suatu web bisnis otomatis. Jadi isi web baru sekarang bukan hanya berisi halaman contoh dan pos hello world saja tapi ada laman tambahan dimana kita bisa langsung membuat laman bisnis seperti profil usaha, produk, kontak dll. Setidaknya WordPress 4.7 menyediakan 4 templat laman untuk membangun website bisnis.

WordPress 4.7 dilengkapi dengan theme twenty seventeen yang dapat dikustomisasikan secara instan, pratinjau langsung dilakukan setiap kali kita melakukan penyesuaian atau kustomisasi. Laman depan akan menampilkan gambar full dengan lebar 2000 piksel. Menu utama akan muncul dibagian bawah mengingatkan saya dengan web personal pendiri WordPress Matt Mullenweg.

Iseng-iseng tiga hari libur kemarin saya membuat child theme twenty seventeen dengan nuansa masonry atau batu bata. Ada dua child theme yang saya buat dengan pola susunan batu bata yaitu Chil Theme Masonry2017 dan The Wall. Child Theme pertama mengadopsi theme situs ini yang sekarang aktif dengan nama Wpfwsonry adopsian dari Blogsonry, yang kedua ini merupakan child yang terilhami oleh cover album band Pink Floyd yang menjadi  band favorit saya sejak SMP. Yang kedua ini juga banyak dipengaruhi Theme ABI212 yang untuk merekam aksi masa Bela Islam 2 Desember 2016 yang lalu : bisa dilihat disini.

Jadi, setelah theme Twenty Seventeen dirilis bersama dengan WordPress 4.7 maka sayapun kemudian menjajal WordPress baru itu dan mencoba membuat child theme-nya.

Sebenarnya gampang membuat child theme WordPress. Hanya perlu file kosong css dan file fungsi saja dengan merujuk ke css induknya. Kali ini saya sekalian mau mencoba plugin untuk membuat child theme yaitu Orbisius Child Theme Creator buatan Svetoslav Marinov (Slavi)  yang bisa diunduh di WordPress.org.

Setelah plugin diinstall, nanti akan muncul menu Orbisius disamping menu +Baru atau New kalau Anda install WordPress bahasa Inggris.

Orbisius akan langsung menciptakan duplikat file untuk child theme yang paling dasar. File yang ada antara lain style.css ,rtl.css, function.php,  header.php, footer.php dan screenshot. Berikut isi file  yang di buat plugin orbisius.

Nama child theme secara otomatis bernama twentyseventeen child theme 01, jika ingin diubah maka nama tersebut harus direname dan nama-nama fungsi juga harus disesuaikan.

style.css

rtl.css

Sedangkan functions.php akan tampil sbb:

header.php

footer.php

Kalau child theme kita aktifkan maka tampilan wajah website masih sama persis dengan induknya. Untuk berbeda dengan induk kita harus menambahkan fungsi dan css baru ke dalam file- file templat yang sudah dibuat oleh orbisius. Kalau kita ingin membuat fungsi baru, harus dipastikan namanya tidak sama dengan nama fungsi di theme induk karena nanti akan bentrok dan error.

Masonry2017 – Twenty Seventeen child theme
The Wall - A Child Theme of Twenty Seventeen
The Wall – Twenty Seventeen  Child Theme

Berikut dua screenshot child theme Masonry2017 dan The Wall. Untuk saat ini belum bisa diunduh dulu karena masih dalam pengembangan dan pembuatan contoh isi. Rencananya child theme ini akan ditaruh di WordPress.org sedangkan demonya bisa dilihat disitus ini.

Sabar ya.

2 pemikiran pada “Membuat Child Theme Twenty Seventeen : Masonry2017 & The Wall Pink Floyd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *